Kapolres Mahulu, AKBP Anthony Rybok menegaskan bahwa peningkatan jumlah personel dilakukan untuk memastikan setiap tahapan PSU berjalan aman dan kondusif.
“Personel yang akan dilibatkan mengalami peningkatan sangat signifikan. Kami tidak ingin meremehkan situasi yang mungkin terjadi saat pelaksanaan nanti.
Potensi-potensi gesekan sudah kita identifikasi sejak awal, sehingga kita harus siap menghadapi segala kemungkinan konflik kepentingan yang bisa muncul,” ungkapnya kepada Korankaltim.com, Minggu (2/3/2025).
Ia tekankan fokus utama pengamanan adalah memastikan seluruh tahapan PSU dapat berlangsung dengan lancar, terutama pada masa tenang hingga proses pencoblosan dan perhitungan suara.
“Kami akan memperkuat pengamanan di semua titik krusial, terutama pada 14 hari sebelum hari pencoblosan. Itu adalah periode yang sangat penting, sehingga sejak masa tenang kita sudah menempatkan personel untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan,” jelasnya.
Lebih lanjut, dalam tahap awal, situasi masih terpantau aman, namun tetap diperlukan pengamanan ekstra.
“Sejauh ini tahapan awal masih berjalan aman, tetapi kita tetap menerapkan pengamanan yang ketat. Untuk sementara, akan melibatkan dua per tiga dari total kekuatan yang tersedia guna menjaga stabilitas dan memastikan PSU berlangsung dengan baik,” tutupnya.
Editor: Erwin