Logistik hingga teknis pelaksanaan di Mahulu dinilai lebih siap dibandingkan beberapa daerah lainnya di Kaltim.
“Secara umum, kesiapan kita sudah matang dari segi materi, logistik, dan lainnya. Bahkan dibandingkan dengan kabupaten/kota lain, kita sudah paling lengkap dengan 14 item yang disiapkan, sementara Balikpapan dan beberapa kota lainnya baru 12 item. Ini juga mempertimbangkan jarak dan kondisi geografis Mahulu,” ujar Stephanus saat dikonfirmasi, Minggu (17/11/2024).
Dalam proses persiapan, Setphanus Madang mengatakan Mahulu terus berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Progres penyelenggaraan berjalan sesuai jadwal, termasuk agenda debat pada 17 November dan kampanye publik yang dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 23 November.
Setelah masa kampanye berakhir, Mahulu akan memasuki masa tenang hingga hari pencoblosan. “Mudah-mudahan tidak ada kendala besar, terutama kondisi kahar seperti banjir, kebakaran, atau gangguan alam lainnya yang di luar kendali kita,” tambahnya.
Pemkab Mahulu juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh setelah pelaksanaan Pilkada. Hal ini untuk memastikan bahwa semua proses berjalan sesuai dengan rencana kerja, penggunaan anggaran, dan target yang telah ditetapkan oleh penyelenggara dan tim pengamanan.
“Kita memastikan seluruh proses penyelenggaraan Pilkada ini berjalan on the track, baik yang menjadi kewenangan KPU, Bawaslu, maupun pengamanan,” tegasnya.
Dengan kesiapan yang maksimal, Stephanus optimis Mahulu dapat melaksanakan Pilkada secara aman, lancar, dan sesuai aturan. Pemerintah daerah juga berharap agar kondisi alam tetap mendukung demi suksesnya agenda demokrasi ini.
Editor: Erwin