Bukan tanpa alasan, menurut Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutai Barat Andi Abdi Susilo, tempat yang diajukan untuk tes di kabupaten tersebut belum disetujui tim survei dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Hasil Keputusan dan pertimbangan dari tim survey BKN, tahun ini tes dialihkan ke LPP RRI (Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia) di Jalan M Yamin Samarinda," kata Andi kepada Korankaltim.com Minggu (3/11/2024) hari ini.
Tim Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Kutai Barat sebenarnya sudah menyiapkan sarana dan prasarana untuk tes lanjutan CPNS tahun 2024 agar meminimalisir pengeluaran biaya dan SMK 1 Sendawar yang diusulkan pun seyogyanya udah memiliki fasilitas komputer, namun pendukung penting, seperti perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS), genset, serta kestabilan jaringan internet menjadi pertimbangan utama oleh tim survey BKN.
"Panselda awalnya berharap tes CPNS dapat tetap dilaksanakan di Kutai Barat demi mengurangi beban biaya bagi peserta yang harus pergi ke Samarinda, menginap dan menanggung biaya transportasi." ungkapnya.
Dinas Komunikasi dan Informtika (Diskominfo) Kutai Barat juga sudah diberi usulan mendapatkan bantuan Starlink untuk cadangan jaringan internet pada pelaksanaan tes di masa depan.
Diketahui ada 1.958 peserta tes CPNS yang dinyatakan lolos Seleksi Administrasi dan selanjutnya akan mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sejak 16 Oktober hingga 14 November serta mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) 9 sampai 20 Desember 2024 mendatang.
Editor: Aspian Nur