Hal ini disampaikan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Mahulu Yuliana Mening kepada Korankaltim.com Senin (14/10/2024) hari ini yang menyebut rencana ini diajukan sebagai langkah responsif setelah peristiwa banjir yang terjadi pada Mei 2024 dan beberapa kejadian banjir terbaru di Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai.
“Pembentukan TRC ini sangat penting mengingat kerja sama antar-lembaga, hubungan dan koordinasi yang dibutuhkan, terutama dengan kondisi geografis Mahulu yang berjauhan,” jelas Yuliana.
Pembentukan TRC semakin mendesak untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam penanganan bencana di wilayah tersebut.
BPBD telah melakukan konsultasi dengan pemkab setempat melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Mahakam Ulu Stephanus Madang yang menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.
"Beliau sangat mengakomodir dan mendukung upaya pembentukan TRC ini," tambah Yuliana.
Rencana kegiatan BPBD selanjutnya adalah mengadakan rapat koordinasi yang akan mengundang camat dari lima kecamatan di Mahakam Ulu.
Editor: Aspian Nur