Pada kesempatan itu Lili Bulan menyampaikan dukungannya terhadap langkah pemerintah dalam penyusunan APBD-P.
"Kami sangat mendukung kegiatan ini dan berharap kerja sama yang baik dengan pemerintah mempercepat keputusan ini mengingat pentingnya kemajuan Mahakam Ulu di masa depan. Kami sepakat APBD-P disahkan tanggal 11 Oktober hari Jumat lusa," kata Lili Bulan.
Pemkab Mahulu diharapkan segera menyetujui rancangan ini sehingga DPRD dan pemerintah bisa segera melaksanakan tugas mereka sesuai dengan kesepakatan tersebut.
Sekretaris Daerah Mahakam Ulu Stephanus Madang berharap proses pengesahan APBD-P berjalan lancar sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan.
"Sudah diagendakan tanggal 11 Oktober untuk persetujuan bersama antara DPRD Mahulu dan Pemkab Mahulu. Setelah itu, rancangan ini akan diajukan ke provinsi untuk dievaluasi dan ditetapkan sebelum akhir Oktober 2024," kata Madang.
Satu diantara prioritas dalam APBD-P ini adalah belanja operasi untuk keperluan gaji, tunjangan dan operasional kantor. Selain itu, alokasi anggaran juga diarahkan untuk menyelesaikan beberapa utang pembangunan yang tersisa dari tahun-tahun sebelumnya, dengan harapan bisa diselesaikan sebelum akhir masa jabatan Bupati Bonifasius Belawan Geh.
Selain itu, dampak bencana banjir juga menjadi perhatian utama dengan alokasi anggaran sebesar Rp27 Miliar untuk bantuan kepada lima kecamatan yang terdampak banjir serta 11 organisasi perangkat daerah (OPD) yang terdampak. "Kami berharap banjir yang terjadi Mei 2024 lalu tidak terulang lagi, namun kami tetap mengantisipasi hal tersebut," ujar Madang.
Nominal anggaran yang diusulkan dalam APBD-P 2024 mencapai Rp2,7 Triliun dari total Rp2,45 Triliun yang diusulkan.
Editor: Aspian Nur