Pemuda
berusia 22 tahun yang berdomisili di Kampung Kelian Dalam, Kecamatan
Tering, Kabupaten Kutai Barat itu ditemukan warga tak bernyawa dalam
posisi tengkurap diatas lumpur sebuah danau yang merupakan anak Sungai
Kenohan, Kelurahan Melak Ilir, Kecamatan Melak pada Kamis (26/9/2024)
hari ini.
Seorang warga bernama Selamet kepada Korankaltim.com
siang tadi menjelaskan, dirinya menerima telepon dari istrinya yang
mengaku melihat ada orang yang tengkurap di lumpur di bawah jembatan
Danau Kenohan di Melak Ilir.
"Saya kemudian mendatangi tempat itu
bersama dua saudara saya dan memang betul, kami melihat orang yang
tengkurap di lumpur tidak bergerak," ujar Selamet.
Roni yang juga
berada di lokasi penemuan mayat menambahkan dirinya langsung
menghubungi ketua RT. “Saya menelepon Pak Fathul Munir (ketua RT) dan
meminta beliau menghubungi polisi,” kata Roni.
Paman Andra Maheza,
Juhedi menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal dunia keponakannya itu
sekitar pukul 08.30 WITA pamit keluar rumah dan meminjam motor miliknya
untuk membayar utang. Tapi siang hari sekitar pukul 11.26 WITA dirinya
mendapat telepon kalau Andra ditemukan meninggal di anak Sungai Danau
Kenohan.
"Dia sudah empat hari tinggal bersama saya di Melak Ilir
RT 15, istri dan dua orang anaknya tinggal di Kampung Kelian Dalam
Tering," jelas pria berusia 39 tahun itu.
Kapolres Kutai Barat
AKBP Kade Budiyarta melalui Kepala Seksi Humas Ipda Sukoco saat
dikonfirmasi terpisah menjelaskan kalau almarhum sudah dibawa ke Rumah
Sakit Harapan Insan Sendawar (RS HIS) dan sudah divisum.
"Hasil
visum rumah sakit tidak ditemukan luka kekerasan di tubuh almarhum.
Pihak keluarga juga sudah menerima lapang dada hasil visum tersebut,”
kata Sukoco.
Dari tempat ditemukannya Andra ditemukan sebuah
sepeda motor CB 150 R warna merah hitam dengan nomor polisi KT 5056 XP
serta tas milik almarhum yang berjarak kurang lebih lima puluh meter
dari lokasi ditemukannya mayat.
"Almarhum diketahui memiliki
riwayat penyakit epilepsy atau penyakit ayan dan pihak keluarga sepakat
untuk membawa dia pulang untuk segera dikebumikan," pungkas Sukoco.
Editor: Aspian Nur