Sebuah kapal pengangkut batu bara atau ponton bernama lambung Danny 115 yang ditarik kapal Tug Boat (TB) Danny 114 menabrak Kapal Motor (KM) Batuah DC yang sedang bersandar di perairan Sungai Mahakam kawasan tersebut.
Kapolres Kutai Barat AKBP Kade Budiarta melalui Kepala Seksi Humas Polres Kubar Ipda Sukoco menjelaskan kronologis kejadian kepada Korankaltim.com Kamis (12/9/2024) hari ini.
Sebelum kejadian TB Danny 114 menarik ponton Danny 115 yang bermuatan batu bara bertolak dari pelabuhan atau jetty PT Fajar Sakti Prima dari arah Kampung Tanjung Pagar, Kecamatan Muara Pahu menuju Balikpapan Coal Terminal (BCT) di Kota Balikpapan.
Namun dalam perjalanan bagian buritan atau belakang ponton terseret arus deras Sungai Mahakam sehingga menabrak sebuah toilet atau jamban di tepi Sungai serta dua unit perahu kecil serta KM Batuah DC yang sedang bersandar di tepi Sungai Mahakam.
"Saat menikung ke hilir, arus air turun sangat deras dan ponton Danny 115 tidak bisa dikendalikan sehingga akhirnya menabrak," ungkap Sukoco.
Jamban milik Kani dan perahu milik Yunus mengalami rusak ringan, begitu pula perahu milik Bahtiar sementara bagian depan KM Batuah DC mengalami pecah dan kerusakan sedang.
Mengetahui kejadian itu, warga langsung menghentikan TB Danny 114 untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
"Kejadian sudah dilaporkan warga kepada Polsek Muara Pahu dan disepakati akan diselesaikan secara kekeluargaan," ujar Sukoco lagi.
Tidak ada korban jiwa dalam kasus tersebut sementara kondisi cuaca cerah namun kondisi arus sungai cukup deras.
"Belum diketahui untuk kerugian yang ditimbulkan, namun pemilik kapal tug boat berjanji akan mengganti semua kerusakan," kata Sukoco lagi.
Proses penyelesaian secara kekeluargaan antara pemilik tug boat dan warga akan dilakukan Jumat (13/9/2024) besok di Kampung Muara Pahu.
Editor: Aspian Nur