Pelaksanaan Sispamkota ini diawali dengan apel bersama yang secara langsung dipimpin oleh Asisten III Sekretariat Kabupaten (Setkab) Mahulu Kristina Tening yang dihadiri Ketua DPRD Mahulu sementara Devung Paran, pengurus parpol, dan tamu undangan yang hadir.
Kepada Korankaltim.com, Kapolres Mahulu AKBP Anthony Rybok menjelaskan kegiatan Sispamkota yang digelar Polres Mahulu tersebut, untuk mensimulasikan semua tahapan yang termasuk dalam pelaksanaan pilkada.
"Jadi semua tahapan, sampai akhir tahapan yaitu pleno kita simulasikan situasi ini sesuai mendekati realnya di pilkada dan kita mengecek kesiapan-kesiapan anggota dalam menghadapi situasi-situasi yang kemungkinan terjadi pada saat tahapan-tahapan yang akan kita lalui. Itu pada intinya itu," kata Kapolres Mahulu.
Setelah kegiatan ini, Polres Mahulu akan melanjutkan dengan latihan Tactical Floor Game (TFG). Sementara untuk pemenuhan anggota, Anthony Rybok menjelaskan Polres Mahulu menggunakan hitungan 2/3 personel. "Dimana nanti ada 150 personel yang dibantu oleh BKO Polda Kaltim sebanyak 30 orang.
Kemudian kita juga di bantu dengan pihak dari PAMTAS, TNI, dan lain sebagainya sehingga kekuatan mungkin lebih besar," terangnya.
Polres Mahulu sudah menentukan beberapa tahapan yang masuk dalam perhatian khusus. Yakni, pelaksanaan kampanye, pendistribusian logistik, masa tenang, dan perhitungan surat suara. Sehingga ia mengakui untuk perbandingan personel saat Pemilu pada Februari lalu dengan Pilkada kali ini lebih meningkat 50 persen.
Editor: Supiansyah