Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Achmad Wahyu Utomo mengambil sumpah ke-20 anggota DPRD Mahulu itu, disaksikan Wakil Bupati Yohanes Avun, Sekretaris DPRD Mahulu Yosep Sangiang dan unsur Forkopimda serta tamu undangan yang hadir.
Posisi ketua sementara DPRD Mahulu dijabat Devung Paran sebagai partai peraih kursi terbanyak dari Gerindra dengan delapan kursi, wakilnya Nor Lili Bulan dari Partai PAN yang meraih tiga kursi.
Yohanes Avun mengharapkan kepada anggota DPRD terpilih nantinya bisa bekerja berdasarkan kepentingan masyarakat yang memilih karena hal ini juga ditegaskan oleh Kementerian Dalam Negeri Tito Karnavian dalam pidato yang dibacakan dirinya dalam paripurna hari ini.
“Dengan sudah terpilih dan dilantiknya pada hari ini maka yang dikedepankan dalam pelaksanaan tugas itu adalah kepentingan orang banyak, rakyat dan tidak lagi melihat kepentingan pribadi dan golongan. Dalam melaksanakan tugas itu betul-betul sesuai dengan amanat yang diberikan oleh rakyat yang memilih,” tegas Avun kepada Korankaltim.com usai pelantikan pagi tadi.
Terpilihnya 20 anggota DPRD bukti masyarakat memberi kepercayaan penuh untuk menjadi perwakilan rakyat di kursi parlemen terutama yang berhubungan dengan aspirasi-aspirasi masyarakat, bukan dengan aspirasi golongan atau pribadi. “Nah ini yang harus menjadi perhatian anggota DPRD yang baru terlantik,” paparnya.
Untuk fungsi legislasi, pengawasan dan penganggaran oleh anggota DPRD sebelumnya diakui Avun sudah berjalan sesuai dengan tiga fungsi tersebut. Sehingga ia berharap kepada 20 anggota DPRD terlantik ke depannya bisa menjalankan hubungan yang harmonis dengan Pemkab Mahulu.
Terpisah, Sekretaris DPRD Mahulu Yosep Sangiang kepada awak media menyampaikan harapannya mereka yang baru dilantik bisa lebih semangat bekerja dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Mahulu. Apa lagi menurutnya saat ini Mahulu sudah tidak muda lagi.
“Paling tidak bisa lah engejar ketertinggalannya dari Kabupaten Kutai Barat utamanya yang berkaitan dengan aksesibilitas yang diharapkan akses transportasi bisa semakin lancar lagi sehingga mobilisasi enak, apa lagi Mahulu jadi kabupaten penyangga IKN,” ujar Yosep.
Editor: Aspian Nur