Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi selama berlangsungnya Pilkada Serentak 27 November nanti.
Personel Samapta diberikan berbagai materi, termasuk teknik dan strategi dalam menangani unjuk rasa serta situasi darurat lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Mahakam Ulu, AKBP Anthony Rybok mengatakan latihan ini sangat penting untuk memastikan kesiapsagaan dan respons cepat personel dalam menjaga keamanan selama proses pilkada.
"Kami ingin memastikan bahwa seluruh personel siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi, baik dalam bentuk unjuk rasa damal maupun situasi yang lebih kritis," ujar Anthony kepada Korankaltim.com, Jumat (26/7/2024).
Selain itu, latihan ini juga bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama antar personel serta meningkatkan profesionalisme dalam bertugas. Dengan demikian, diharapkan Polres Mahakam Ulu dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga situasi tetap kondusif selama pilkada berlangsung.
Latihan dalmas ini akan dilaksanakan secara berkala hingga mendekati hari pelaksanaan pilkada, guna memastikan kesiapan maksimal dari seluruh personel yang torlibat.
"Kami berkomitmen untuk berikan pengamanan. Intinya pengamanan harus diberikan sesukses mungkin dari tahapan awal hingga tahapan akhir," terangnya.
Anthony menilai pilkada merupakan bagian dari pembangunan politik dan demokrasi di dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas.
Editor: Supiansyah