Kegiatan dua hari, Jumat (5/7/2024) dan Sabtu (6/7/2024) besok yang digagas Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Setkab Mahulu ini berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Mahulu, menghadirkan nara sumber dari Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan (Kalsel), dibuka Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh didampingi Sekretaris Daerah Stephanus Madang.
Bonifasius menjelaskan workshop ini inisiasi penting dan strategis dari PBJ didasarkan pada kondisi dan fakta di lapangan mengingat pemahaman aparatur kampung dalam pengadaan barang dan jasa masih minim sehingga bisa memberi risiko besar apalagi banyak yang masih menggunakan secara otodidak.
Praktek seperti ini sering kali bertentangan dengan aturan yang berlaku sehingga memiliki potensi masalah di kemudian hari. "Makanya melalui kegiatan ini kami berupaya memitigasi resiko-resiko dan memastikan setiap tindakan yang diambil oleh aparatur kampung selalu dalam koridor yang benar," ujar Boni.
Sementara Kabag Barjas Setkab Mahulu Linge Bahalan menyampaikan, fokus kegiatan kali ini pengadaan barang dan jasa di desa kemudian baru pertama kali dilaksanakan di Mahulu. Diharapkan seluruh aparatur kampung baik petinggi maupun BPK bisa memahami proses pengadaan barang dan jasa di desa. "Karena pengadaan barang dan jasa ini sesuatu yang wajib dilaksanakan karena memang itu yang ditemui setiap hari baik di kabupaten maupun kampung," kata Linge.
Karena 80 persen pelaksanaan dari APBD dan APBK itu memiliki keterkaitan dengan pengadaan barang dan jasa sehingga tidak ada lagi kekeliruan administrasi soal pengadaan barang dan jasa. "Temuan-temuan yang ada itu bukan karena kesengajaan tapi karena kekeliruan administrasi akibat kurangnya pemahaman barang dan jasa," paparnya.
Seluruh pemerintah kampung diminta selalu menggunakan prinsip dasar barang dan jasa yang efisien, efektif, transparan, akuntabel. "Karena ini prinsip dasarnya. Jika prinsip dasar itu ditaati saya yakin mereka tidak ada temuan-temuan dan itu yang akan menyesuaikan dengan kuantitas dan kualitas pekerjaan mereka," pungkas Linge.
Editor: Aspian Nur