Ke-10 kampung tersebut adalah Kampung Mamahak Teboq, Lutan, Datah Bilang Ilir, Datah Bilang Baru, Datah Bilang Ulu, Long Hubung Ulu, Long Hubung Ilir, Laham, Danum Paroy dan Long Gelawang.
Uang tunai itu diberikan Bonifasius saat mengunjungi dua wilayah kecamatan terdampak pada Selasa (21/5/2024) kemarin pasca banjir bandang yang melanda Mahulu dalam beberapa hari terakhir.
"Kedatangan kami untuk menengok masyarakat terdampak, bagaimana kondisi dan sebagainya, kemudian menyampaikan informasi yang perlu disampaikan," jelas Bonifasius.
Bantuan kebersihan yang diberikan diakui Boni masih belum cukup namun hal itu dianggapnya bisa meringankan beban masyarakat pasca banjir terutama dalam membersihkan wilayah pemukiman bekas banjir yang sampai saat ini hanya menyisakan bekas-bekas lumpur agar Masyarakat terhindar dari berbagai macam penyakit.
"Kami menyerahkan dana kebersihan 10 juta rupiah satu kampung. Itu juga tidak cukup membersih kampung ini tapi paling tidak bisa membeli beberapa liter bensin, untuk dibawa gotong royong, menggunakan mesin alkon masyarakat," ucap Bonifasius lagi.
Petinggi kampung yang menerima dana bantuan kebersihan tersebut diminta untuk menyalurkan dan menggunakan sebaik-baiknya agar masyarakat terdampak dapat terbantu.
Editor: Aspian Nur