Diketahui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Mahakam Ulu (Disparpora Mahulu) berencana membangun sentra pariwisata Batoq Tenevang atau Batu Dinding di Kampung Long Melaham (Lome) Kecamatan Long Bagun, Mahulu dengan lahan yang dibutuhkan dalam rencana pembangunan ini sekitar 62 hektar.
Pemasangan patok itu dimintai oleh Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kalimantan Timur (BPN Kaltim) yang disampaikan Perwakilan Kanwil BPN Kaltim Suharto saat dikonfirmasi Korankaltim.com, Rabu (13/3/2024) hari ini.
Menurutnya, hal itu perlu dilakukan untuk mengantisipasi permasalahan yang mungkin saja terjadi. "Sehingga pada saat pelaksanaan pengadaan nanti semuanya sama-sama enak. Tidak ada yang meributkan soal batas," ujar Suharto.
Sementara ini patok sudah disepakati Bersama sehingga tahapan pelaksanaan pembangunannya akan dilakukan dalam waktu dekat.
Perlu diketahui, dalam rencana pembangunan ini terdapat empat tahapan yaitu perencanaan, persiapan, penetapan lokasi (penlok) dan tahap pengadaan tanah. "Perencanaan dilakukan oleh Disparpora Mahulu. Setelah dilaksanakan, keluarlah DPPT (Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah)," katanya.
Setelah dikeluarkan dokumen tersebut, pihaknya akan mengajukan ke Kantor Gubernur Kaltim sebagai persyaratan untuk masuk tahap persiapan sekaligus membentuk tim untuk melakukan peninjauan lapangan ke lahan yang dimaksud.
Hasil dari peninjauan lokasi yang dilakukan timnya mendapat respon baik dari warga setempat. "Nah pada saat itu kita tanya, ternyata masyarakat sepakat lahannya dipakai untuk pembangunan sentra pariwisata," sebut Suharto.
Tahap selanjutnya, dinas akan melakukan penertiban penlok untuk diajukan ke Kanwil BPN Kaltim untuk pelaksanaan pengadaan tanah. Mengenai hal ini pihaknya akan membahasa lebih lanjut, karena dia dan timnya akan melakukan analisa berkas yang masuk agar bisa dilakukan kegiatan pengadaan tanah.
Daftar Nama Pemilik Lahan:
1. Yulius Silam Bith
2. Petrus Nyangun Bang
3. Hilaria Dahai Kampung
4. Hermanus Lawing
5. Hendrikus Aran
6. Yulius Lasah Avo
7. Andreas Liah Nalau
8. Sopia Angin
9. Yakobus Mereng
10. Yohanes Bang
Editor: Aspian Nur