Rabu, 21/02/2024

Tes Cepat Molekuler Sudah Ada di Mahulu, Deteksi Dini untuk Penyakit Menular

Rabu, 21/02/2024

Ilustrasi alat pendeteksi penyakit menular (TCM). (Sumber Foto: detikNews)

Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Tes Cepat Molekuler Sudah Ada di Mahulu, Deteksi Dini untuk Penyakit Menular

Rabu, 21/02/2024

logo

Ilustrasi alat pendeteksi penyakit menular (TCM). (Sumber Foto: detikNews)

Penulis: Julika Hengin

KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG – Ketersediaan fasilitas kesehatan di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) mulai terpenuhi, satu diantaranya adalah alat untuk mendeteksi penyakit menular bernama Tes Cepat Molekuler (TCM) yang berbasis nested real time PCR. 

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Mahulu Petronela Tugan menjelaskan TCM disediakan untuk penyakit menular dan penyakit tidak menular. 

Selain itu untuk mengantisipasi tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), Dinkes Mahulu juga menyediakan tes NS1, tes yang memiliki kemampuan mendeteksi protein non struktural NS1 dari virus dengue. 

“NS1 ini terdeteksi selama fase akut terinfeksinya  virus dengue. Kemudian protein tersebut disekresikan ke dalam darah selama infeksi DBD. Jadi, hasil tes NS1 tersebut akhirnya dapat keluar kurang lebih 20 menit setelah pengujian sampel darah,” jelas Tugan kepada Korankaltim.com Rabu (21/2/2204) hari ini. 

Dinkes Mahulu juga memiliki NS1 yang difungsikan untuk mengecek pasien yang mengalami demam selama satu hari. Hal tersebut dianggap penting karena pada hari pertama demam seoerang dokter biasa memberi diagnosa terkait penyakit DBD. 

Namun untuk memastikan seseorang terkena penyakit tertentu, seorang dokter juga perlu melakukan pemeriksaan Darah Lengkap (DL) tiga hari setelah demam. Namun dengan adanya NS1 DBD sudah bisa terdeteksi. 

“Kami merasa sangat dimudahkan dengan adanya alat ini untuk penanganan gejala awal DBD. Di setiap faskes sudah disediakan NS1 itu untuk mendeteksi awal," papar Tugas lagi.  

Selain itu alat pemeriksaan untuk penanganan penyakit malaria juga telah disediakan pihaknya di semua faskes di Mahulu sehingga dia meyakini sarana deteksi awal untuk penyakit menular di Mahulu telah difasilitasi dengan lengkap. 

“RDT (Rapid Diagnostic Test) untuk penyakit lainnya juga sudah ada, HIV (Human Immunodeficiency Virus), Tuberkulosis dan Hepatitis intinya untuk peralatan deteksi awalnya kami sudah ada," pungkas Tugan.


Editor: Aspian Nur 

Tes Cepat Molekuler Sudah Ada di Mahulu, Deteksi Dini untuk Penyakit Menular

Rabu, 21/02/2024

Ilustrasi alat pendeteksi penyakit menular (TCM). (Sumber Foto: detikNews)

Berita Terkait


Tunggu sebentar ya. Kami sedang menyiapkannya untukmu.