Ada makna spiritual yang dilihat Boni pada kegiatan ini, dimana seluruh dari masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam ritual ini bersuka cita, memanjatkan ucapan rasa syukur atas hasil panen yang berlimpah ruah.
"Panen perdana, acara ini mengandung makna spiritualnya adalah bersyukur kepada Tuhan apa yang sudah ditabur saatnya akan dituai. Semua bersyukur Tuhan memberikan rejeki dalam bentuk padi yang menjadi beras kemudian dikonsumsi untuk melangsungkan kehidupan," papar Boni.
Makna kedua bagi dirinya adalah makna sosial, sebagaimana dari rangkaian acara yang berjalan menunjukkan bahwa adanya nilai sosial bagi masyarakat di Kampung Ujoh Bilang yang terbilang sangat bersatu dalam melestarikan budaya lokal di masa modernisasi seperti ini.
”Acara adat ini mampu mempersatukan masyarakat kampong, membangun silahturahmi yang dapat membawa tali persaudaraan, kekeluargaan dan persatuan untuk menghadapi tantangan hidup ke depan," paparnya.
Selain memiliki dua makna positif, menurut Mantan Ketua DPRD itu mengatakan kesan baik dari kegiatan ini dengan berkumpulnya semua masyarakat dalam satu tempat pasca pemilu, membuat tali persaudaraan dan kekeluargaan antar masyarakat dalam satu kampung kembali menjadi erat.
"Kegiatan ini mempersatukan masyarakat yang terpecah oleh Pemilu, ini inisiatif dari lembaga adat sebenarnya dengan fasilitas kegiatan tradisional seperti ini," ucap Boni.
Editor: Aspian Nur