Ketua Bawaslu Mahulu Saaludin kepada Korankaltim.com menjelaskan, apel ini menjadi titik awal menandakan kesiapan semua pihak untuk melaksanakan tugas negara.
“Apel ini adalah wujud kesiapsagaan kami dalam mengawasi tahapan masa tenang dan masa pemungutan suara hingga nanti rekapitulasi suara,” kata Saaludin.
Diharapkan Pemilu 2024 kali ini terkhusus pada saat pemungutan suara di Mahulu bisa berjalan dengan baik, tepat waktu, aman, damai dan tidak ada pelanggaran.
Kapolres Mahulu Anthony Rybok dan Danramil 0912-03 Long Bagun Kapten Inf Rahman Sanung hadir pada kegiatan tersebut bersama ratusan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dari lima kecamatan di Mahulu.
Ketua Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Leondor Awang Ajaat menambahkan, kegiatan ini merupakan suatu kebiasaan yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu, baik Bawaslu maupun KPU yang melibatkan stakeholder terkait.
“Kegiatan ini selain menunjukkan kami sudah siap untuk melaksanakan pengawasan juga mengingatkan kembali tujuan dan hakikat mereka bertugas baik itu kesadaran dan tekad serta semangat untuk mengawal demokrasi di Mahulu ini,” ujar Leondor.
Sementara Anthony Rybok menyebut Pemilu ini adalah puncaknya Bawaslu untuk melakukan pengawasan karena saat pemilu para calon akan melancarkan misinya untuk memperoleh suara sebanyak-banyaknya. “Karena itu kegiatan ini dilakukan, untuk memantapkan pengawasan, baik Bawaslu, kepolisian maupun stake holder terkait,” ujar Anthony.
Editor: Aspian Nur