al ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya keterlambatan pendistribusian logistik pemilu ke dua kecamatan terjauh tersebut yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia sehingga menjadi prioritas utama dalam pendistribusian logistik.
Sebelumnya, Ketua KPU Mahulu Frederik Melawen mengatakan bahwa pendistribusian logistik akan menggunakan dua jalur. Yaitu sungai dan darat.
Sehingga, pendistribusian di dua kecamatan ini sebenarnya termasuk cepat namun karena mengingat kondisi cuaca yang kerap kali labil, maka pendistribusian logistik pemilu di dua kecamatan ini dilakukan pada Minggu, (11/2/2024) nanti.
Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris KPU Mahulu M. Akbar Taha kepada Korankaltim.com, Rabu, (7/2/2024) hari ini saat ditemui di gudang logistik pemilu KPU Mahulu.
Akbar mengatakan, pendistribusian logistik ke dua kecamatan ini dilakukan lebih awal bertujuan untuk mempersiapkan kesiapan kawan-kawan KPPS di Long Pahangai dan Long Apari.
"Minimal itu kan satu hari sebelum pemilu. Tidak boleh distribusi cepat. Karena nanti justru tidak aman. Jadi itu kenapa dari tggl 11 ada yang sampai hari terakhir itu. Satu hari sebelumnya supaya kesiapan teman² di KPPS dan di kecamatan bisa mengatur waktunya lgi, jadi kami membantu mendiskusikan ke kecamatan," kata Akbar kepada Koran Kaltim.
Sehingga, pendistribusian logistik pemilu oleh petugas di kecamatan bisa mengatur kapan bisa dikirim lagi ke TPS terjauh. Yang mana, di dua kecamatan ini juga memiliki empat TPS terjauh.
Maka, setelah pendistribusian logistik pemilu yang dimulai sejak 11 Februari nanti akan dilanjutkan ke tiga kecamatan lainnya yang jaraknya cukup dekat dengan ibu kota Ujoh Bilang. "Sampai yang terakhir itu di Long Bagun sendiri yang ada di ibu kota kabupaten," jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa pendistribusian ini nantinya akan dilakukan secara resmi, dengan mengundang stakeholder terkait, sehingga pendistribusian langsung dilakukan ke dua kecamatan tersebut di hari itu juga.
"Distribusinya sesuai dengan hasil rakor kemarin juga, sudah dilaporkan dengan KPU juga itu mulai bergeser tanggal 11. Tapi secara resmi kita akan lakukan acara pelepasan. Nanti akan ada instansi terkait, bersama polres segala macam untuk kita lepas secara resmi," tutup Akbar.