Hal itu diraih oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) pada tahun 2023 kemarin. Prestasi ini tentu menjadi salah satu capaian kinerja sebuah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Mahulu.
Atas capaian itu, Disdukcapil Mahulu berhasil mengalahkan dua kabupaten kota yang letak geografis wilayahnya cukup jauh berbeda dengan Mahulu, wilayah yang dominan menggunakan jalur sungai.
Dua kabupaten/kota itu adalah Kutai Timur (Kutim) dan Kutai Kartanegara (Kukar) yang justru menduduki peringkat dua terendah, yaitu di urutan sembilan dan sepuluh.
Hal itu dikatakan Kepala Disdukcapil Mahulu, Yordanus Dani. Ia menganggap, jika ada yang berpendapat bahwa Mahulu jumlah penduduknya sedikit, justru itu tidak menjadi suatu alasan lantaran jarak antar desa di Mahulu jauh-jauh.
"Kalau ada yang ngeles, Mahulu kan penduduknya sedikit. Tapi, kampungnya kan jauh-jauh," kata Dani kepada Korankaltim.com, Rabu (24/1/2024) hari ini saat ditemui di ruang kerjanya.
Dani menjelaskan bahwa percepatan pendataan penduduk yang dilakukan pihaknya adalah dengan sistem menjemput bola. Mendatangi penduduk di 50 kampung yang belum mengikuti perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) yang tersebar dalam lima kecamatan.
Dia mengatakan pendataan itu dilakukan secara bergilir selama satu tahun dalam tahun 2023 kemarin, di mana pendataan yang dilakukan sampai dua kali adalah di Kecamatan Long Apari.
"Kenapa di Long Apari dilakukan dua kali kunjungan karena mau kejar target, sementara untuk Long Bagun sendirikan banyak yang sudah merekam karena penduduknya stay di sini," jelas Dani.
Sementara itu, katanya, kendala lain juga dialami pihaknya sampai mengunjungi daerah perbatasan itu sampai dua kali lantaran ada beberapa penduduk yang sedang tidak di tempat. "Ada yang ke ladang, ada yang masuk hutan cari emas," imbuhnya.
Sehingga, atas capaian tersebut, Disdukcapil Mahulu berhasil meraih nilai sebesar 99,7 persen yang melebihi dari target capaian yang diberikan oleh Kementerian Pendudukan dan Pencatatan Sipil sebesar 99,4 persen.
"Data untuk yang sudah direkam 27.334, jadi presentasenya 99,7 persen. Yang belum rekam 75 orang, artinya secara presentase tersisa 0.28 persen yang belum direkam," tutup Dani.
Editor: Maruly Z