Kepala Disdukcapil Mahulu Yordanus Dani menjelaskan, blanko itu sudah disediakan sejak tahun 2023 lalu dan hingga 10 Januari 2024 sebanyak 275 blanko dari 3.725 blanko yang tersisa sampai hari ini.
Disdukcapil bakal mencetak 50 hingga 200 KTP menjelang Pemilu kali ini. Intensitas pembuatan KTP sendiri relatif normal lantaran pihaknya mempercepat pelayanan pembuatan KTP sejak tahun 2023.
Disdukcapil tidak menggunakan jaringan telekomunikasi yang disediakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Mahulu melainkan langsung tersambung melalui visat dari kementerian pusat. "Sebetulnya kami tidak ada (jaringan telekomunikasi) tapi kebetulan kantor kami pakai visat bukan jaringan umum," ujar Dani kepada Korankaltim.com Selasa (23/1/2024) hari ini.
Masyarakat yang datang membuat KTP justru lebih normal dari pada yang melakukan pindah datang ke Mahulu. "Kalau yang datang buat KTP malah enggak, standar saja. Jadi yang datang itu rata-rata sudah punya KTP. Tapi yang pindah datang ini ada beberapa tapi sedikit. Kalau untuk intensitas pembuat KTP jelang Pemilu ini relatif normal karena kami sudah genjot di akhir 2023 tadi," ucap Dani.
Perekaman e-KTP yang sudah dilakukan pihaknya sampai akhir Desember 2023 lalu sebanyak 99,7 persen yang sisanya sebanyak 0.3 persen dari Barang Kena Pajak (BKP) yang tersisa.
Editor: Aspian Nur