Untuk diketahui, Natal Oikumene adalah agenda tahunan yang diselenggarakan secara gabungan oleh umat Kristiani dan Katolik. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Mahulu, Samson Batang yang sekaligus ketua panitia pelaksana.
"Natal Oikumene ini acara tahunan, untuk tahun ini panitianya dari Katolik. Acara ini sebenarnya acara syukuran Natal 2023 dan tahun baru 2024 yang sekaligus juga dengan pemberkatan gedung perkantoran baru," kata Samson kepada Korankaltim.com, Kamis (18/1/2024).
Dia menyebut secara teknis perayaan natal ini nanti akan dilaksanakan setelah gedung perkantoran diresmikan pada hari dan tanggal yang sama, di mana dalam perayaan natal ini akan dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Agung Samarinda, Mgr Yustinus Hardjosusanto MSF.
"Pagi itu kan acara pemberkatan dan peresmian, setelah pemberkatan dan peresmian dilanjutkan dengan Natal Oikumene," singkatnya.
Sehingga menjelang perayaan natal ini juga dia mengatakan panitia mengadakan lomba bernyanyi yang menggunakan dana sebesar Rp100 juta yang disponsori Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Mahulu.
"Cuma saya kurang tahu persis anggarannya itu kurang lebih di atas 100 lah itu," singkatnya.
Sementara untuk anggaran Natal Oikumene secara keselurahan menghabiskan anggaran sebanyak Rp500 juta.
"Kalau untuk lomba bernyanyinya itu kan ada panitia khusus yang menangani dan dananya itu berasal dari Kesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik), tapi yang untuk Oikumene ini Rp500 juta," tutup Samson.
Editor: Maruly Z