Sejak pendafataran dibuka pada 6 November 2023 lalu, ada 10 finalis yang masuk nominasi pada ajang yang digagas Yayasan Puteri Indonesia ini.
Membanggakan bagi Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu, karena dari 10 finalis yang masuk, terselip satu nama perwakilan kabupaten tersebut yaitu Triana Megawati Tening.
Triana mengaku tidak menyangka dirinya lolos 10 Besar dalam ajang bergengsi tersebut mengingat ada ratusan pendaftar yang memiliki latar belakang yang jauh berbeda dengan dirinya.
Wajar kalau Triana merasa tidak percaya bisa lolos, karena dirinya terlahir dari orangtua yang pekerjaannya sebagai petani ladang asal Kampung Laham di Kecamatan Laham, Mahulu, hal mana yang membuatnya dirinya sempat diremehkan dengan perkataan miring.
"Mendengar hal itu membuat saya merasa apakah hidup saya akan seperti perkataan mereka," ujar Triana kepada Korankaltim.com melalui sambungan seluler Kamis (18/1/2024) hari ini.
Tak ingin mendengar omongan orang, Triana focus mengejar prestasi. Motivasi dari keikutsertaannya dalam ajang kontestasi Puteri Indonesia Kaltim tahun 2024 kali ini untuk membuktikan Pemerintah Kabupaten Mahulu memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berprestasi. "Mahulu harus bisa membuktikan sama seperti daerah lainnya, punya SDM yang luar biasa," tegas Triana.
Dengan lolosnya dirinya ke ajang tersebut Triana berharap Pemkab Mahulu dapat memberi perhatian khusus untuk mengembangkan potensi SDM yang ada di kabupaten termuda di Benua Etam itu.
Editor: Aspian Nur