Satu diantaranya adalah cross border yang direncakan akan dilakukan di tahun ini di ibu kota Kabupaten Mahulu yaitu Ujoh Bilang. Cross border sendiri adalah barang impor yang dijual langsung oleh pedagang luar negeri kepada konsumen dalam negeri
Kepala Disparpora Mahulu Yason Liah kepada Korankaltim.com Rabu (17/1/2024) hari ini menjelaskan hal tersebut. Menurutnya, ekonomi tidak terpisahkan dengan kepariwisataan sehingga hal itu membuat mereka terus melakukan pembenahan-pembenahan melalui promosi-promosi budaya dan ekspansi juga eksekusi di tingkat nasional maupun internasional.
"Banyak potensi ekonomi kreatif yang dimiliki Mahakam Ulu khususnya spesifik local, baik kerajinan tangan juga kreasi yang bisa mendatangkan pendapatan dengan strategi pemasaran yang mungkin lebih ekspansif dan luas," kata Yason.
Pagelaran Hudoq Pekayang yang kerap dilakukan dalam agenda tahunan juga menjadi promosi budaya yang rencananya akan dilaksanakan di kampung Long Isun Kecamatan Long Pahangai pada Oktober 2024 mendatang.
"Kami sudah presentasi di tingkat nasional dan kami persiapkan baik dari sisi penguatan kapasitas penyelenggara program, destinasi, tempat atau objek destinasi juga persiapan sarana pra sarana pendukung," paparnya.
Untuk promosi pemasaran di Mahulu akan diselenggarakan cross border yang berpusat di Ujoh Bilang namun Yason belum menerangkan di bulan berapa dilakukan karena nantinya akan disesuaikan dengan kesiapan anggaran. "Pastinya tahun 2024 ini dilaksanakan, tentu dari skala pelaksanaannya berbeda, persiapan-persiapan nya itu perlu ditingkatkan lagi," pungkas Yason.
Editor: Aspian Nur