Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh melalui Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Mahulu Fransiskus Xaverius Lawing menjelaskan hal ini. Bertambahnya panjang jalan untuk dilalui kendaraan roda dua dan empat menurut Lawing harus didukung dengan memberikan rambu-rambu dan marka jalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. “Tujuannya untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan,” ucap Lawing kepada Korankaltim.com, Rabu (3/1/2024) hari ini.
Selain mendukung pemenuhan infrastruktur di kawasan darat, tahun 2023 lalu Dishub Mahulu sudah melakukan secara rutin dan regular mengkampanyekan program kesadaran berlalulintas lewat program Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD) untuk anak-anak usia remaja hingga dewasa sehingga kecelakaan lalu lintas bisa diminimalisir.
Di tahun 2023 lalu Dishub sudah memasang 151 rambu lalu lintas yang terdiri dari perlengkapan jalan berupa lambing, huruf, angka, kalimat dan perpaduan yang berfungsi sebagai peringatan, larangan, perintah dan petunjuk jalan. “Marka jalannya sudah terpasang sepanjang 21 kilometer,” jelas Lawing lagi.
Sementara untuk perhubungan sungai pada tahun 2023 lalu Dishub Mahulu sudah berhasil membangun tujuh pelabuhan Sungai, tersebar masing-masing satu unit pelabuhan di empat kecamatan yaitu Kecamtan Long Apari, Long Pahangai, Laham dan Long Hubung. “Kalau di Long Bagun ada tiga. Itu di Long Melaham, Ujoh Bilang dan Long Bagun,” ucapnya.
Sementara untuk perhubungan udara yaitu pembangunan bandar udara (Bandara) Datah Dawai pengembangannya belum mampu mengangkat kualitas transportasi di Mahulu. “Karena lokasi bandar aini masih terlalu jauh dengan ibu kota Mahulu,” pungkas Lawing.
Editor: Aspian Nur