Untuk diketahui, pada saat itu sekitar pukul 07.WITA di Jalan APBN di kawasan Mamahak Besar, Kecamatan Long Bagun ini patah dan membuat warga Mahulu heboh sehubungan beredarnya video berdurasi 1 menit di media sosial yang menunjukan kejadian kerusakan jalan di kawasan tersebut.
Kepala Dishub Mahulu, Fransiskus Xaverius Lawing melalui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Umum, Papilus Panyu menyebut, jalan yang patah menjadi beberapa bagian itu terjadi sepanjang 20 meter.
Selain patah, jalan itu juga tergeser ke arah jurang sehingga tidak bisa dilewati pengendara roda dua, empat maupun enam. “Jadi ruas jalan itu sempat amblas dan bergeser. Tergesernya itu sekitar kurang lebih setengah meter ke badan jurang sehingga jalan itu tidak bisa dilewati,” ucap Panyu, Rabu (6/12/2023).
Melihat hal itu, pihaknya langsung memasang tanda peringatan kepada pengguna jalan untuk lebih berhati-hati jika melintasi jalan tersebut. Pemasangan tanda peringatan pada empat titik yang berbeda itu masing-masing diberi jarak satu kilometer sebelum lokasi jalan yang rusak, yang mana dia memperkirakan pada kawasan itu berpotensi longsor.
“Menurut informasi yang saya dapat dari PT Arum, tindakan setelah ini dari mereka akan melaporkan kejadian tersebut ke provinsi, dan untuk sementara mereka hanya bersihkan material-material dan menimbuh jalan yang patah,” sebutnya.
Sementara, korankaltim.com mencoba mengkonfirmasi kejadian tersebut kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mahulu Didik Subagya dan dia mengatakan jalan tersebut sudah diperbaiki. “Sudah ditangani PT Arum. Info terbaru sudah ada perbaikan,” sebutnya.
Editor: Maruly Z