Sarpras Pendidikan di Mahulu Memprihatinkan
1 menit baca859 kali dibaca

Penulis: Julika Hengin
KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG - Memprihatinkan, itulah kondisi yang ada di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) kalau berbicara terkait masalah pendidikan.
Bagaimana tidak, sarana dan prasarana di kabupaten pemekaran dari Kutai Barat itu sangat minim. Meski ada ruang belajar dan laboratorium juga perpustakaan, namun sarana lainnya tidak terlengkapi.
Hal ini disampaikan Sekretaris Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mahulu Bungai kepada Korankaltim.com Rabu (1/11/2023) hari ini. Bungai menegaskan pendidikan di kabupaten tersebut harus ditingkatkan ditengah minimnya sarana dan prasarana (sarpras).
“Kami punya sekolah dan ruangan belajar, laboratorium dan perpustakaan tapi sarana penunjang seperti laptop, peralatan laboratorium, peralatan olahraga tidak ada, belum lagi tidak ada pagar, halaman, air bersih dan listrik," ungkap Bungai.
Namun hal itu disadarinya karena Mahulu adalah kabupaten baru yang masih memerlukan sarana pendukung untuk dibangun sehingga dengan kondisi yang ada masih wajar.
Hanya saja Bungai menegaskan Disdikbud Mahulu tak tinggal diam. Dengan sarpras yang minim mereka berusaha mengimbangi dengan cara melakukan pendampingan kepada guru-guru juga memberikan pelatihan tentang tata cara mengajar yang baik, mengarahkan guru-guru dalam memberi pembelajaran kepada pelajar agar tetap yang menyenangkan.
“Tidak lagi seperti kurikulum yang lama, kami menerapkan IKM (Impelementasi Kurikulum Merdeka), kurikulum yang baru,” jelas Bungai.
Dengan begitu diharapkan sekolah yang ada di Mahulu bisa bersaing dengan sekolah lain di Kalimantan Timur dan semua sekolah yang ada di Mahulu harus bahkan wajib menerapkan pembelajaran dengan ketentuan yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
Editor: Aspian Nur









