Kepada Korankaltim.com Rabu (21/6/2023) siang tadi, Yohanes menyampaikan hal itu dan meminta masyarakat berhati-hati dan selalu waspada karena tidak ada daerah betul-betul bebas dari gempa atau pun bencana alam lainnya.
"Masyarakat tetap tenang, tidak panik dan jangan membuat isu yang membuat resah yang justru dapat merugikan dan kegaduhan. Sekali lagi tetap waspada setiap saat terhadap ancaman gempa dan bencana alam lainnya," kata Yohanes.
Diketahui gempa di Mahulu terjadi Selasa (20/6/2023) siang kemarin pukul 13.43 WITA. Pusat titik gempa berada di Kecamatan Long Hubung pada kedalaman 10 kilometer. Kejadian itu sontak membuat masyarakat berlarian keluar dari ruangan.
Ditambahkan Yohanes, tidak ada korban jiwa dan kerusakan rumah atau fasilitas lainnya saat gempa bumi berkekuatan 4,6 skala ritcher itu terjadi.
Dikutip dari laman BMKG, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi kerak dangkal akibat proses deformasi di batuan.
Dampaknya dirasakan di Mahulu dan Samarinda dan dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seperti ada truk lewat di depan rumah.
Editor: Aspian Nur