Berdasarkan penuturan warga, api pertama kali terlibat pada pukul 15.00 Wita. Api yang sudah menyala besar dari dalam rumah milik Mateus Nalau yang saat itu diketahui sedang berada di ladang, terus melahap rumah berbahan kayu tersebut dengan cepat, lalu membesar kemudian merambat ke rumah di sebelahnya yakni milik Rukadi yang diketahui dalam keadaan kosong, karena pemilik rumah sudah pindah. Api terus membesar hingga mulai merambat ke atap Balai Adat, namun berhasil dipadamkan.
Warga Kampung Long Pakaq berjibaku membantu memadamkan api dengan alat seadanya, membutuhkan waktu kurang lebih 2,5 jam barulah api benar - benar bisa dipadamkan, sekitar pukul 17.30 Wita api sudah berhasil dipadamkan.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Long Pahangai, IPTU Lapalenggo mengatakan, akibat kejadian ini dua rumah hangus terbakar satu rumah milik Mateus Nalau Kueng, satunya lagi rumah kosong yang sudah di tinggal pemiliknya pindah.
"Selain kedua rumah tersebut, atap balai adat dan dinding sebelah rumah Rukadi juga ikut terdampak kebakaran," ungkap IPTU Lapalenggo kepada Korankaltim, Sabtu (01/04/2023).
Ditambahkannya, belum diketahui berapa nilai kerugian materil yang dialami korban, namun pihak Polsek Long Pahangai sudah mendatangi TKP dan memeriksa saksi - saksi.
Editor: Rusdianto