Merespons keluhan warga tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) sudah menganggarkan Rp3 miliar untuk memperbaikinya.
Kepala Dinas PU Kutai Barat Philip melalui Kepala Bidang Bina Marga, Yohanes Sau menjelaskan adanya anggarkan untuk perbaikan jalan tersebut.
"Untuk jalan Sapikng Busur arah Pura tahun ini dianggarkan perbaikan overlay (pengaspalan) sekitar Rp3 miliar," kata Yohanes kepada Korankaltim.com Minggu (5/2/2023) pagi ini.
Sebelumnya diberitakan Jalan Sapikng Busur rusak yang disinyalir akibat aktivitas truk yang melakukan pengangkutan tanah maupun batu setiap hari, membuat menyebabkan kontur jalan bergelombang dan berlubang dan terjadi pengelupasan aspal di jalan tersebut.
Kondisi jalan yang berlubang dan berlumpur membuat warga sulit untuk melintas terutama setelah hujan turun karena rawan kecelakaan khususnya bagi pengguna jalan yang menggunakan sepeda motor.
Sampai saat ini sudah banyak warga yang terjatuh saat melintas di jalan rusak tersebut. Beberapa waktu lalu warga sudah memasang plang dari triplek yang ditujukan ke aktivitas angkutan truk.
Akses jalan ini tidak hanya digunakan warga yang menetap di daerah tersebut tapi juga warga yang memiliki kebun di area tersebut dan jalan itu akses satu satunya menuju obyek wisata Air Terjun Jantur Sapikng.
Editor: Aspian Nur