Kerasnya benturan membuat mobil dengan bak terbuka milik sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa maintenance atau pemeliharaan alat berat tersebut bahkan terguling puluhan meter dari lokasi awal kejadian.
Mobil dikendarai Yoel bersama satu temannya dan sebelum kejadian keduanya baru pulang kerja, melintas di kawasan taman tersebut untuk menuju base camp yang ada di simpang raya. Saat tiba di lokasi kejadian, belum jelas apa penyebabnya, mobil lepas kendali dan menabrak pembatas jalan, terguling sampai akhirnya terhenti di atas parit.
Kasatlantas Polres Kutai Barat AKP Budi Witikno melalui Kanit Satlantas Bripka Apriadi Tului kepada Korankaltim.com menjelaskan insiden kecelakaan tunggal itu disebabkan mobil out of control atau lepas kendali. "Sopir sudah dirawat di Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar," kata Tului.
Yoel harus dirawat di rumah sakit karena saat tabrakan terjadi dirinya terlempar dari dalam kabin padahal sudah mengenakan safety belt namun terlepas, sementara temannya yang juga mengenakan safety belt namun tetap tidak terlepas hanya mengalami luka dibagian kaki karena terkena pecahan kaca.
Proses evakuasi di lakukan oleh petugas dengan menggunakan mobil derek Dinas Perhubungan Kutai Barat, memakan waktu hingga satu jam lebih karena kerusakan mobil yang cukup parah, terutama bagian kaki - kaki mobil.
Editor: Aspian Nur