Awal cerita, W jalan ke alun-alun Itho di Barong Tongkok dan berkenalan dengan Bunga. Tak lama setelah perkenalan itu, W mengajak Bunga ke kos temannya dan ternyata disana W bersama temannya minum-minuman keras (miras) hanya saja Bunga tak ikut minum.
Dalam pengaruh minuman keras yang dioplos tersebut, W menyekap Bunga di dalam kamar dan berusaha melakukan pencabulan terhadap gadis di bawah umur tersebut.
Beruntung Bunga sempat menghubungi temannya melalui ponsel untuk meminta tolong sebelum telepon selulernya itu diambil W. Dalam situasi ketakutan, Bunga meminta temannya menjemput dan memberikan informasi dimana dirinya berada. Selanjutnya teman Bunga langsung menyampaikan hal tersebut kepada keluarga Bunga.
Segera keluarga Bunga datang di lokasi yang dimaksud dan menemukan Bunga bersama W di kos tersebut. W yang mengetahui kedatangan keluarga Bunga berusaha melarikan diri sampai akhirnya polisi yang dihubungi keluarga Bunga datang untuk menangkapnya.
Keluarga Bunga pun melaporkan hal ini ke Polres Kutai Barat dan W langsung dimasukkan ke dalam sel tahanan.
"Kami keluarga Bunga keberatan dengan apa yang di lakukan pelaku. Adik kami trauma, kami melapor dan menyerahkan W keaparat untuk ditindaklanjuti kasus ini," tegas kakak Bunga.
Hasil interogasi sementara polisi kepada W diketahui kalau tempat pemuda itu minum minuman keras oplosan di tempat kos teman yang juga baru dikenal, hanya saja teman-teman W itu tidak berbuat asusila seperti yang dilakukan W.
Penulis : Sunardi
Editor: Aspian Nur