"Kelahiran Tuhan Yesus yang senantiasa kita sambut dan rayakan setiap tahunnya, hendaknya dapat menjadi inspirasi bagi kita untuk senantiasa memahami serta mendalami agar arti keselamatan dan damai sejahtera bisa kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari," kata Bupati Kutai Barat FX Yapan dalam sambutannya yang di bacakan Kabag Porkopim FX.Sumardi.
Ditambahkannya, keselamatan dan kedamaian ini merupakan impian dari semua orang. Oleh sebab itu, untuk mencapai terwujudnya hal tersebut diperlukan keinginan yang kuat dan kerja keras, serta komitmen yang dipatuhi oleh setiap lapisan masyarakat dan setiap orang tanpa terkecuali untuk mewujudkan kedamaian.
"Maka secara pribadi saya mengajak kita berdamai dengan Tuhan sebagai mahluk ciptaannya, lalu kita berdamai dengan sesama kita manusia, kemudian berdamai dalam lingkungan keluarga," tambahnya.
Hendaklah Natal membawa damai dan sukacita dalam diri dan kehidupan bergereja. Untuk itu buanglah ego dan kebencian, dan marilah senantiasa menjadi tempat yang penuh kasih, terutama mengasihi Tuhan.
Melalui Natal, bupati mengajak umat tetap semangat dalam bekerja dan berkarya di lingkup kerja masing-masing, tingkatkan kapasitas dan kualitas hidup, berikan loyalitas dan dedikasi yang tinggi dan jalin sinergisitas dengan seluruh pihak agar pemerintah bisa maksimal berjalan.
"Terima kasih atas undangan namun saya mohon maaf sebesar-besarnya, sebab padatnya jadwal sehingga tidak bisa hadiri undangan satu persatu, tapi biarlah kasih persaudaraan tetap utuh dan dukungan penuh terhadap pemerintah," pungkasnya.
Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Ekti Emanuel dalam pesan sepakat dengan pesan Natal Bupati Kutai Barat. "Membangun Kubar itu butuh sempekat atau kerja sama harus dengan kebersamaan," ungkapnya
Dalam perayaan Natal Oikumene ini juga di hadiri Anggota DPRD Kutai Barat Rita Asmara Dewi, Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia, beberapa Petinggi Kampung di rumpun Asa, serta perwakilan Sempekat Rumpun Asa Petrus Bien.
Penulis: Sunardi
Editor: Supiansyah