Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kubar, Martoyosan mengatakan, ruas jalan yang diperbaiki dari simpang Tokong ke simpang PT GBU, memiliki total panjang 15,6 Km.
"Progres pekerjaan sejak 2018 hingga 2022 ada kurang lebih 3,7 Km yang sudah dikerjakan.Namun untuk tahun ini APBD murni tahun 2022 ada kegiatan di ruas tersebut sebesar Rp5 miliar, kemudian di (anggaran) perubahan kemungkinan di anggarkan lagi Rp5 miliar," kata Martoyosan.
Sementara untuk simpang PT GBU ke Kampung Besiq dengan total panjang ruas jalan 22 Km, sejak tahun 2018 sampai APBD murni tahun 2022 ada kurang lebih 16 Km,jadi tersisa 6 Km yang belum dikerjakan. "Dan kemungkinan di APBD Perubahan tahun 2022 ada anggaran Rp5 miliar untuk ruas jalan ini," kata Martoyosan.
"Dalam pengamatan kami, untuk pekerjaan secara teknis mutu sudah sesuai, hanya saja yang menjadi kendala di lapangan, ruas (jalan) ini cukup ramai dilintasi angkutan perusahaan sawit," tambahnya.
Ia menambahkan, jika memang tersedia anggaran untuk tahun depan pekerjaan ruas simpang PT GBU menuju ke Kampung Besiq akan dituntaskan. Adapun kontruksi yang digunakan semuanya adalah rigid beton mutu K250 dengan ketebalan lapisan bawah 10 sentimeter,kemudian beton K 250 dengan tebal 25 sentimeter, jadi total 35 sentimeter.
Turut mendampingi dalam Sidak ini Kepala Inspektorat, Dinas PUPR Bidang Bina Marga, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kabag Pembangunan, serta Anggota DPRD dari Partai Hanura.
Penulis: Sunardi
Editor: Maruly Zainuddin