Sudah 80 Kasus DBD Terjadi di Mahulu, Dinkes P2KB Lakukan Pengasapan dan Abate
1 menit baca593 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG – Kasus Demam Berdarah Dengeu (DBD) di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terus menunjukan peningkatan setiap tahun. Pada 2022 ini saja, terhitung sejak Januari hingga Agustus sudah tercatat ada 80 kasus, dimana seorang warga yang terkena DBD meninggal dunia. Padahal, pada 2021 lalu hanya ada 35 kasus DBD di Mahulu.
Terkait tingginya kasus DBD, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Mahulu terus mengedukasi dan memberi imbauan ke masyarakat untuk mengantisipasi meluasnya wabah DBD.









