"Penumpang kapal memang melonjak drastis sejak 5 hari terakhir jelang hari raya Idulfitri. Sehingga dua kapal yang berangkat setiap harinya ini selalu penuh. Jadi kapal yang pertama, memang lebih cepat berangkatnya karena sudah penuh. Sekitar pukul 16.30 atau 17.00 WITA sudah langsung berangkat," kata Kepala UPT Pelabuhan Melak, Jumadi, Minggu (1/5/2022).
Di sisi lain mengenai jadwal keberangkatan kapal pada saat hari raya Idulfitri nanti, Jumadi menjelaskan bahwa hal tersebut masih menunggu konfirmasi dari pihak pengelola/pemilik kapal sungai. Sebab, seperti pada hari raya Idulfitri sebelum-sebelumnya. Bisa dipastikan bahwa tidak ada kapal sungai yang berangkat dengan tujuan Samarinda ini.
"Kita masih tunggu konfirmasi. Tadi diinformasikan bahwa masih ada dua (2) kapal yang berangkat untuk hari ini (Minggu). Jumlah penumpangnya mungkin masih sama seperti kemarin. Kalau untuk besok (Senin) masih belum tahu lagi. Karena kan mereka (kru kapal) ini kebanyakan tinggal di Melak dan juga mau merayakan hari raya Idulfitri. Mungkin malam atau pagi besok baru bisa dipastikan," jelasnya.
Keputusan pemerintah yang sedikit melonggarkan aturan/syarat mudik pada hari raya Idulfitri tahun ini memang sangat disambut gembira oleh seluruh masyarakat. Yang mana menggunakan momen hari raya Idulfitri ini untuk bisa mengunjungi sanak saudara.
Sehingga hal tersebut berdampak pada melonjaknya para pengguna mode transportasi khususnya jalur sungai di Bumi Tanaa Purai Ngeriman. Yang memang masih menjadi pilihan utama masyarakat dibanding jalur darat yang saat ini masih kurang begitu bagus untuk dilintasi. Karena mengalami kerusakan yang cukup parah dibeberapa titik. Serta belum adanya penerbangan reguler untuk jalur udara di Bandara Melalan Kabupaten Kubar.
"Tahun ini lebih meningkat drastis jumlah penumpangnya, bahkan ada yang sudah dari siang menunggu. Mungkin karena akses jalan darat yang masih rusak membuat masyarakat lebih memilih jalur sungai," tandasnya.
Penulis: M. Yasin Handayan
Editor: Supiansyah