Petinggi Kampung Muara Tae Sinta yang dikonfirmasi terkait banjir di kampung tersebut mengakui kalau air masuk sampai ke rumah warga dan terjadi sejak Rabu (15/9/2021) kemarin sampai petang tadi.
"Dari sore kemaren air sudah mulai naik ke perkampungan karena hujan. Air cepat naik karena sungai kecil yang berada di bagian hulu kampung meluap. Air juga merendam jalan poros Trans Kaltim sehingga membuat arus lalu lintas sempat terhenti semalam," kata Sinta.

Ketinggian air melebihi lutut orang dewasa dan membuat warga harus rela perabotan rumah tangga mereka terendam
"Sampai sore ini masih banjir. Memang sudah terlihat penurunan tapi ada beberapa titik yang airnya cukup tinggi karena berada di lokasi rendah. Untuk kendaraan masih ada beberapa yang tidak bisa lewat," sebut Sinta lagi.
Banjir besar yang terjadi saat ini menurut Sinta merupakan kali pertama sejak tinggal di Kampung Muara Tae sejak tahun 2005 atau 16 tahun silam.
"Sejak tinggal disini tahun 2005 lalu, biasanya air hanya naik sedikit dan sampai perkampungan saja. Baru kali ini banjir sampai sebesar ini dan sangat tinggi. Semoga tidak hujan lagi dan banjir bisa segera surut," harap Sinta.
Penulis : M. Yasin Handayan
Editor: Aspian Nur