Sampai saat ini sudah 24 kampung yang siap melaksanakan program tersebut, bahkan ada beberapa kampung sudah sampai pada tahap pembukaan lahan.
Pemkab Mahulu juga sudah menyiapkan pemetaan lahan yang akan digunakan dengan menggunakan titik koordinat agar mudah dipantau penggunaannya.
“Sudah kami buat titik koordinat lahan yang akan digunakan, temasuk titik koordinat jalan usaha yang mungkin akan di bangun kedepannya,” jelas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Mahulu, Saripudin Kamis (8/6/2021) hari ini kepada korankaltim.com.
Akhir Juli ini jadi target kampung yang sudah bisa menjalankan program ini sampai pada tahap selesai membersihkan lahan sehingga siap untuk ditananami padi.
DKPP tidak terlalu banyak menggunakan pupuk dalam proses penanaman bibit, karena tanah yang belum terlalu banyak diolah.
“Dari aspek survey lokasi sudah disampaikan ke DPMK (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung), dan masing-masing kampung. Kami tinggal melakukan peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia), meliputi pelatihan keterampilan masyarakat,” tutup Saripudin.
Penulis: Yosafat G
Editor: Aspian Nur