"Lamin Taman Budaya Sendawar akan dijadikan tempat isolasi terpusat untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Ini dilakukan untuk mencegah ketidakdisiplinan yang berpotensi memunculkan klaster baru dari keluarga yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman)," ungkap Ayonius.
Pasien yang nantinya menjalani perawatan isolasi terpusat di TBS ini difokuskan bagi warga yang berada disekitar ibu kota kabupaten, terdiri dari 4 kecamatan seperti Kecamatan Barong Tongkok, Melak, Sekolaq Darat dan Linggang Bigung. Untuk kecamatan lain, diharapkan bisa mendirikan tempat isolasi terpusat dengan berkoordinasi sebelumnya kepada pemerintah daerah dan juga Satgas Covid-19 Kubar.
"Untuk isolasi terpusat di TBS, memang di back up oleh pemerintah daerah karena kasusnya mencapai ratusan orang. Untuk kecamatan lain yang kasusnya tidak sebanyak di ibu kota kabupaten diharapkan bisa membuat tempat isolasi terpusat juga di masing-masing kecamatan," terang Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kubar, dr. Ritawati Sinaga kepada korankaltim.com Jumat (8/1/2021) hari ini.
Untuk kasus yang tergolong berat dan membutuhkan perawatan intensif pasien yang positif akan ditempatkan di RS Pratama Linggang Bigung. TBS hanya bagi pasien yang sekarang melakukan isolasi mandiri dan tidak disertai dengan gejala yang serius untuk ditangani.
"Saat ini RS Pratama Linggang Bigung sebagai satu satunya fasilitas penanganan Covid-19 sudah penuh. Sehingga perlu tempat berskala besar untuk menampung ratusan pasien positif yang menjalani isoman. Dalam waktu dekat TBS akan segera dipersiapkan dan dioperasikan menjadi tempat isolasi terpusat," jelasnya.
Hingga Kamis (7/1/2021) kemarin, jumlah kasus positif Covid-19 di Kubar hampir mendekati angka 900 pasien. Dari jumlah tersebut hanya sekitar 16 orang lebih saja yang menjalani perawatan isolasi terpusat di RS Pratama sementara ratusan pasien lainnya menjalani isolasi mandiri dan dikhawatirkan dapat memunculkan klaster baru penyebaran virus jika tidak disiplin. (*)
Penulis : M. Yasin Handayan
Editor: Aspian Nur