“Pelakunya sudah tahu, tempat mana saja di Lapas yang disinyalir merupakan blank spot, tanpa pengamanan,” kata Dien.
Sabu yang ditemukan di area Lapas tanpa pemilik itu dimusnahkan Sat Reskoba Polres Tarakan Selasa (14/12/2021) kemarin bersama barang bukti lain hasil pengungkapan dua laporan polisi di bulan November dengan total seberat 113,24 gram.
Dien mengaku prihatin dengan minimnya pengamanan di dalam Lapas. Ditambah lagi keberadaan Lapas yang seharusnya sebagai tempat pembinaan ini berada di tengah pemukiman padat penduduk.
Berhadapan dengan rumah warga dan jalan umum di bawah tembok Lapas, memudahkan oknum menyelundupkan barang terlarang ke dalam Lapas.
Pihaknya pun sudah melakukan penyelidikan, dengan memeriksa sejumlah saksi mulai dari petugas yang menemukan sabu, maupun warga di sekitar lokasi pelemparan sabu.
“Kami cek CCTV juga, tidak ada pergerakan. Mungkin sistemnya dari pihak terduga sedang diselidiki sudah tahu posisi dan jam yang aman maupun rawan,” sebutnya.
Bahkan Dien menduga pelaku yang melemparkan sabu ke dalam Lapas merupakan sindikat peredaran sabu.
Patroli di sekitar lokasi rawan peredaran sabu, zona merah termasuk di sekitar Lapas juga sudah dilakukan, namun pihaknya masih kebobolan.
Sedangkan untuk sabu yang dimusnahkan dari dua laporan polisi, ada empat orang tersangka dengan inisial AR kemudian laporan polisi kedua, tersangka berinisial IS alias KM, JK dan BH.
Pelaku AR diamankan di sekitar Kelurahan Juata Laut dengan barang bukti 47,44 gram.
“Tersangkanya satu orang inisial AR diamankan di Juata Laut dan LP kedua tersangkanya berinisial IS alias KM, JK dan BH yang kami amankan di lokasi berbeda, 22 November,” ungkap Dien.
Selain ketiga tersangka dalam laporan polisi kedua, adalagi satu orang bandar sabu berinisial AS yang masih dalam proses pengejaran polisi.
Dari tiga orang tersangka, ditemukan barang bukti satu bungkus seberat 11,32 gram dan uang Rp700 ribu.
“Setelah barang bukti sabu dimusnahkan, selanjutnya berkas perkara bisa diserahkan ke kejaksaan untuk proses tahap 1,” tutup Dien.
Sumber: Korankaltara.com
Editor: Aspian Nur