Belum dipastikan jalur yang akan dilewati Presiden, namun hasil rapat sementara dimungkinkan orang nomor satu di Indonesia itu bakal menggunakan helikopter ke lokasi groundbreaking.
Bupati Bulungan Syarwani menyampaikan, pembahasan bersama dengan kementerian, termasuk Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) RI, masih terus dilakukan, hingga Senin (13/12/2021) sore kemarin melalui virtual meeting.
“Hari ini juga masih ada zoom meeting dengan Kemenko Marvers, ini berkaitan dengan skenario agenda groundbreaking. Sementara, dimungkinkan presiden turun di Tarakan, kemudian menggunakan heli ke Bulungan. Tapi ini juga kita masih pastikan,” kata Syarwani.
Masih dalam pandemi Covid-19, peserta yang hadir juga akan dibatasi. Skenario kedatangan dan agenda acara masih dimungkinkan berubah.
Di samping itu, kesiapan lokasi groundbreaking di luasan 30 hektare dipastikan terus berlanjut termasuk kesiapan tempat acara.
“Kami coba persiapan apa yang bisa kita lakukan. Selebihnya, disiapkan oleh pihak kementerian,” papar Syarwani.
Seperti diketahui, luasan KIPI mencapai 10.153 hektare, nantinya akan dikembangkan oleh sejumlah perusahaan. Sebelum pengembangan lebih jauh, Pemkab Bulungan juga mengatensi terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), yang hingga saat ini juga masih berproses.
Selain itu, agenda besar pembangunan tersebut, juga diharapkan bisa menjadi peluang masyarakat Kaltara untuk berperan.
“Kelas akan mulai kita buka 2022 mendatang. Dengan begitu, kita bisa mempersiapkan SDM (sumber daya manusia), di daerah untuk turut terlibat dalam pembangunan KIPI,” tutup Syarwani.
Sumber: Korankaltara.com
Editor: Aspian Nur