Usai melakukan pertemuan di Gedung Gabungan Dinas Pemprov Kaltara, Luhut meninjau langsung lokasi KIPI di Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan.
Kepada media dijelaskannya, investasi besar akan masuk di wilayah proyek kawasan industri hijau tersebut.
Sejumlah investor penanaman modal asing diketahui melirik kawasan industri tersebut. “Nanti ada sembilan perusahaan dari mancanegara yang akan investasi disana (KIPI). gubernur Kaltara dan bupati Bulungan juga sudah tahu. Perencanaan sudah jalan,” kata Luhut.
Hasil dari kunjungannya itu akan langsung ia laporkan kepada Presiden Jokowi.
Purnawirawan jenderal bintang empat TNI AD itu mengaku optimis proyek tersebut akan berjalan dalam waktu dekat. Termasuk masalah lahan, juga menurutnya sudah tidak ada kendala. “Saya kira (lahan) tidak ada permasalahan,” tegasnya.
Adapun untuk tenaga kerja, Luhut juga mengemukakan dapat memberdayakan masyarakat di Kaltara. Bahkan, pemerintah bisa membangun sekolah tinggi yang sesuai dengan kebutuhan kawasan industri beberapa tahun ke depan.
“Akan dibikin nanti sekolah tinggi disini, supaya dalam 15 sampai 20 tahun ke depan, kemungkinan dari pada proyek ini banyak dikuasai anak-anak Kaltara,” harap Luhut.
Sementara Zainal A Paliwang mengatakan, kedatangan Menko Marves bersama dengan Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil merupakan pertanda keseriusan pemerintah pusat terhadap proyek KIPI. Dia berharap, jelang kedatangan Presiden untuk groundbreaking, persiapan sudah lebih matang.
“Kami terus mendukung supaya proyek besar yang ada di Kaltara ini bisa berjalan. Apalagi nantinya Pak Presiden langsung yang akan datang (groundbreaking),” ujar Zainal.
Sumber: Korankaltara.com
Editor: Aspian Nur