Setelahnya, orang nomor satu di Indonesia itu langsung kembali ke Tarakan, makan dan salat di Pangkalan Udara Anang Busra.
Jokowi juga diagendakan meninjau kegiatan vaksinasi massal pelajar di SMP Negeri 1 Tarakan dan vaksinasi door to door di Kelurahan Karang Rejo.
Humas Polda Kaltara Kombes Pol Budi Rachmat mengaku tidak ada agenda penutupan jalan secara keseluruhan namun hanya di jalur yang dilalui iringan Presiden.
“Polda Kaltara sudah merapatkan, menyusun jalur pengamanan. Dalam pengaman RI-1 (presiden) ini, rencana pengamanan disusun dari Kodam IV Mulawarman dibantu Korem 092 Maharajalila. Kami dari Polda siap mem-backup pengamanan RI-1,” kata Budi.
Dalam semua kegiatan presiden, yang melakukan pengamanan dari aparat TNI sementara Polri akan mem-back up.
Dalam kegiatan vaksinasi, penyelenggara dari BIN Kaltara dan belum dipastikan lokasi yang akan menjadi sasaran vaksinasi door to door.
“Masih dirahasiakan, belum tahu di mana. Kalau jalur, nanti yang mengamankan dari POM TNI, dan kami siap mendukung perjalanan RI-1. Intinya, apakah jadwal Presiden ini ke Kaltara jadi atau tidak, kami tetap menganggap datang dan siap mengamankan,” sebut Budi lagi.
Sementara Kepala Penerangan Kodam VI Mulawarman, Letkol Inf Taufik Hanif menuturkan pihaknya mempersiapkan pengamanan VVIP. Penutupan hanya di jalur yang dilewati Presiden dan tidak ditutup total.
“Pengamanan biasa, pas lewat saja, tapi tidak ada penutupan total. Semua agenda kunjungan Presiden dari Pemprov Kaltara. Kami hanya melaksanakan terkait PAM VVIP,” ujar Taufik.
Wali Kota Tarakan, Khairul saat dikonfirmasi mengatakan, dalam kunjungan Presiden kali ini pihaknya sudah melakukan sejumlah persiapan. Termasuk berkoordinasi dengan Pemprov Kaltara.
“Persiapan sudah 90 persen. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” kata Khairul.
Sumber: Korankaltara.com
Editor: Aspian Nur