“Polres Tana Tidung sudah didata di Mabes (Polri). Mudah-mudahan tahun
depan (2022) diresmikan. Nanti kami siapkan kurang lebih 530 orang personel
untuk mengawaki Polres Tana Tidung. Itu berasal dari Polda dan Polres-Polres
jajaran. Baru-baru ini kami banyak terima polisi baru,” kata Bambang.
Selain
530 personel yang disiapkan, pada Desember 2021 mendatang juga, Polda Kaltara
bakal kedatangan sebanyak 661 polisi baru. Personel baru itu juga, sebagian
bakal ditempatkan di Polres Tana Tidung untuk memenuhi daftar susunan personel
(DSP).
“Tapi nanti kami bagi juga ke semua Polres jajaran dulu. Supaya Polres
juga DSP-nya bisa segera memenuhi kebutuhan. Tapi yang jelas, untuk Polres Tana
Tidung nanti setelah diresmikan, personelnya pasti akan lebih banyak kita geser
ke sana,” ungkapnya.
Menurut Bambang, memang sudah menjadi ketentuan jika
setiap kabupaten itu harus memiliki Polres sendiri. Hal itu agar pelayanan
Polri terhadap masyarakat yang berada di daerah tersebut lebih dekat. Selama
ini KTT masih di-backup oleh Polres Bulungan.
Dengan kondisi seperti itu,
membuat masyarakat KTT harus menempuh jarak yang cukup jauh ketika akan
berurusan dengan Polres Bulungan. Seperti diketahui, Mabes Polri memang
berencana membangun polres baru di sejumlah wilayah di Indonesia pada 2021.
Keberadaan polres akan memperkuat pengamanan teritorial di daerah.
Pembangunan
Polres baru mempertimbangkan potensi ancaman dan tantangan Polri ke depan.
Polres bertugas menyelenggarakan tugas pokok Polri di wilayah hukumnya. Hal ini
meliputi memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat; menegakkan hukum; serta
memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat.
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di
Korankaltara.com hari Rabu 8 September 2021 dengan judul Persiapkan Polres KTT,
530 Polisi Bakal Digeser