Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang mengatakan, persiapan menyambut kedatangan Jokowi mulai dibahas, termasuk meninjau lokasi ground breaking di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan.
“Persiapan di lapangan sudah 60 sampai 70 persen. Kami sudah ketemu dengan camat Tanjung Palas Timur membahas lokasi ground breaking dan tempat mendarat helikopter presiden di daerah itu,” kata Zainal.
Kunjungan Presiden di Kaltara sudah mulai dibahas saat gubernur menerima rombongan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Marves) RI di Kantor Gubernur pekan lalu. Pemprov Kaltara menyambut baik rencana itu karena dukungan pusat terhadap megaproyek di Kaltara terus ditindaklanjuti.
“Kami akan siapkan dan membentuk panitia. Masalah keamanan itu paling utama karena harus betul-betul safety. Soal dimana presiden) mendarat nanti diatur pihak kepresidenan karena bukan kami yang atur, hanya backup kegiatan teknis sehingga acara berjalan lancar,” paparnya.
Titik tekan lainnya, adalah bagaimana setelah ground breaking oleh presiden, pembangunan di KIPI langsung dieksekusi agar kawasan industri tersebut dapat dimanfaatkan membangun perekonomian yang lebih produktif.
“Saat ini progres untuk lahan, itu dari beberapa perusahaan yang memegang (izin) disitu. Yang sudah siap sekarang, itu dari lima perusahaan. Dari beberapa perusahaan itu, nanti mengelola masing-masing,” papar Zainal lagi.
Sebagai informasi, KIPI yang merupakan proyek strategis nasional (PSN) nantinya juga akan menjadi kawasan terintegrasi secara nasional dan internasional. Untuk listriknya, pengelola kawasan yang ditunjuk oleh pemerintah pusat akan membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) lebih dulu untuk mempercepat operasinya, dimana ketika PLTA (pembangkit listrik tenaga air) telah selesai dibangun, pengelola secara bertahap akan mengurangi daya listrik dari PLTU dan beralih ke PLTA.
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di Korankaltara.com hari Selasa 7 September 2021 dengan judul Kesiapan Kaltara Sambut Presiden