Berdasarkan catatan data harian Covid-19 di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, hingga akhir Agustus tanggal 31 malam lalu, virus corona sudah merenggut 700 nyawa di Kaltara secara akumulatif.
Dari lima daerah, paling banyak di Tarakan 316 orang, berturut-turut di Bulungan 163 orang, Nunukan 117 orang, di Malinau 83 orang dan di Tana Tidung 21 orang.
“Konfirmasi positif meninggal dunia di Kaltara 700 orang. Dari sisi jenis kelamin, terbagi laki-laki 359 orang dan perempuan 341 orang,” ungkap Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kaltara Agust Suwandy, Selasa (1/9/2021) kemarin.
Di data tersebut, sudah termasuk tambahan tujuh pasien meninggal dunia yang baru. Semuanya tercatat meninggal dunia di ruang isolasi rumah sakit.
“Ada tujuh kasus kematian baru, di Bulungan tiga orang, di Tarakan dua orang dan di Malinau dua orang,” sebutnya.
Adapun tambahan pasien sembuh sebanyak 276 orang, lalu tambahkan terkonfirmasi positif baru 274 orang.
Kasus aktif hingga akhir bulan kemarin, 3.978 orang terdiri dari 2.072 laki-laki dan 1.906 perempuan.
“Dari 3.978 orang yang masih dirawat, sebagian besar jalani isolasi mandiri di rumah, yakni 3.791 orang. Sisanya dirawat di ruang isolasi rumah sakit 137 orang, sedangkan yang karantina khusus 50 orang di Bulungan,” papar Agus
Sejak adanya kasus corona pertama di Kaltara pada 27 Maret 2020 lalu, kini total akumulasi positif Covid-19 sebanyak 32.185 kasus.
Namun yang dinyatakan sembuh sudah sebanyak 27.507 orang. “Potensi penularan masih tinggi, walaupun ada penurunan. Penanganan masih berlanjut, dan kita tetap ingatkan supaya masyarakat terus menjaga dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” tutup Agus.
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di Korankaltara.com hari Kamis 2 September 2021 dengan judul Corona Renggut 700 Nyawa di Kaltara