Evakuasi kendaraan dilakukan hari ini dimana alat evakuasi didatangkan ke lokasi. “Hari ini mau langsung diangkut,” imbuhnya.
Dirinya tidak mengetahui kronologi pasti saat robohnya jembatan. Supir pembawa truk sudah tidak berada di lokasi namun kondisinya baik-baik saja.
“Saya kurang pasti tahu juga kenapa. Tapi namanya musibah mau bagaimana lagi,” jelasnya.
Truk dan excavator yang dibawa disebut milik perorangan, bukan milik perusahaan. Rencananya excavator akan dibawa ke wilayah kota. Namun tidak disebutkan dimana lokasi pastinya. “Alatnya dari dalam, mau dibawa keluar saja rencananya,” ujarnya.
Beruntung robohnya jembatan ini tak membuat antrean panjang kendaraan. Hanya terlihat satu mobil dari dua arah berlawanan namun ada beberapa pengendara motor terpaksa putar balik.
Salah satu pengendara, Anto mengatakan, ia tidak mengetahui jika jembatan roboh dan bersama istri terpaksa harus menggunakan jalur alternatif, yakni melalui Tanjung Palas dan menyeberang dengan menggunakan ketinting.
“Kalau motor bisa lewat Tanjung Palas, ada tambangan. Tapi mobil gak bisa,” kata Anto.
Ia terpaksa harus putar balik agar bisa sampai di lokasi tujuannya, Desa Mara Hilir. “Mau nggak mau harus begitu,” jelasnya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulungan dari daerah pemilihan setempat, Ibau Imang, mengaku sudah mengetahui kejadian tersebut dan meminta pemilik kendaraan segera melakukan evakuasi sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Terlebih jembatan ini merupakan satu-satunya akses menuju desa lain di wilayah hulu Bulungan hingga ke Desa Peso.
“Saya minta pemiliknya segera evakuasi. Supaya tidak ada antrean kendaraan di sana. Apalagi infonya sempat ada mobil pengangkut logistik Puskesmas yang tidak bisa lewat kemarin,” kata Ibau.
Ia juga berharap jembatan segera bisa diperbaiki. Dalam hal ini, Pemkab Bulungan melalui OPD terkait diminta bisa bergerak dengan cepat.
“Saya harap dari Dinas PU bisa turun tangan juga, untuk memastikan jembatan bisa segera diperbaiki dan dilalui kembali,” tutup Ibau.
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di korankaltara.com hari Jumat 6 Agustus 2021 dengan judul Jembatan di Antutan Roboh, Akses Darat ke Peso Terputus