Sebagai tuan rumah, Wali Kota Tarakan Khairul menjelaskan hal tersebut. dijelaskannya, selama ini kasus harian, kasus konfirmasi positif turun-naik. Selain itu, juga ada varian baru yang penyebarannya dan efek kesehatan lebih cepat dibandingkan Covid-19 yang klasik.
“Kasusnya turun-naik. Kalau diikuti terus sampai kapan selesai? Perlu strategi bersama bagaimana untuk menghadapi Covid-19. Paling tidak, regional V lah, kalau secara nasional tidak bisa setidaknya di Kalimantan punya strategi sendiri,” tegas Khairul, Rabu (23/6/2021) kemarin.
Bahkan dalam kegiatan ini, juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Pariwisata dan UMKM, untuk memberikan kiat supaya pemerintah kota yang ada di Tarakan kembali bergeliat. Karena sektor UMKM memberikan kontribusi 60 persen lebih dari PDB (Produk Domestik Bruto).
Sehingga kedua sektor ini diharapkan bisa segera membaik untuk mendorong pemulihan ekonomi. “Pariwisata, termasuk UMKM terganggu akibat pandemi Covid-19. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan akan ada kebijakan-kebijakan yang dapat menekan kasus Covid-19, sehingga menjadi daya ungkit yang besar untuk pemulihan ekonomi,” ucapnya.
Ditegaskan Khairul, pelaksanaan Raker Apeksi Komwil V Regional Kalimantan ini menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Bahkan setiap tempat acara dibatasi pesertanya. “Dalam acara ini masing-masing memiliki trik dan kebijakan dalam penanganan Covid-19 serta pemulihan ekonomi. Strategi ini kita sharing. Lalu, dimodifikasi oleh daerah masing-masing untuk diterapkan. Tetapi konsep lockdown gak dibahas,” jelas Khairul.
Sementara Ketua Panitia Raker Apeksi Komwil V Regional Kalimantan Hamid Amren menambahkan, dari 9 wali kota yang ada di Kalimantan yang tidak hadir wali kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang menjalani pelantikan. Sedangkan wali kota Banjarbaru, Samarinda, Balikpapan, Bontang, Tarakan, Palangkaraya, Pontianak dan Singkawang hadir.
“Jumlah peserta secara keseluruhan berjumlah 190-an orang. Kalau yang datang dari luar Tarakan ada 141 orang. Ada paparan dari Wali Kota Tarakan dan beberapa narasumber. Selesai acara, ada yang akan melakukan tour ke Derawan. Kita undang jasa perjalanan wisata, di tempat acara. Selain itu juga ada stand produk UMKM kita,” jelas Hamid.
Sedangkan untuk program ladies dilakukan berbagai macam kegiatan yang dilakukan oleh para istri wali kota. Di antaranya fashion show, kegiatan adat budaya, serta pameran produk UMKM.
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di korankaltara.com hari Kamis 24 Juni 2021 dengan judul Wali Kota Se-Kalimantan Rembuk di Tarakan