Karena itu untuk melakukan operasi bedah harus dirujuk ke rumah sakit terdekat, seperti Tanjung Selor dan Tarakan. Sebenarnya tenaga dokter spesialis anatesi ada, tetapi masih menjalani pendidikan di Unpad. “Saat ini tenaga dokter anestesi kami mengambil KIC di Unpad. Sejak dokter tenaga kontrak ini tidak melanjutkan, makanya mengalami kekosongan,” ungkapnya.
Dokter anetesi tersebut sedang menempuh pendidikaan semester akhir. “Doakan saja, agar beliau bisa menyelesaikan dan kembali bergabung lagi. Semoga dilancarkan dan tidak ada hambatan. Apalagi ini kan masih situasi pandemi,” ungkapnya.
Rumah Sakit Malinau sudah membuka lowongan tenaga dokter anestesi bahkan sudah mengirimkan ke Kemenkes dan para dokter spesialis. “Kami sudah berupaya mencari, agar tidak terjadi kekosongan. Sudah dua dokter spesialis yang mengirimkan lamaran, dari Papua dan Pontianak,” sebut Ria lagi.
Kedua pelamar tersebut sudah dipanggil. “Tapi baru satu yang kami telepon dan dipanggil untuk bergabung di RSUD Malinau. Mudah-mudahan yang bersangkutan segera datang dan bisa bekerja sama dengan kita di Malinau,” harapnya.
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di korankaltara.com hari Rabu 24 Februari 2021 dengan judul Dokter Spesialis Anestesi di RSUD Malinau Masih Kosong