Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) RI tentang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltara diketahui merupakan provinsi yang cukup makmur. Bahkan sesuai PDRB per kapita tahun 2018, Kaltara menempati posisi ke-4.
“Pembangunan di Kaltara bisa dilihat sendiri semakin membaik dan itu telah dirasakan oleh masyarakat, termasuk perekonomian masyarakat. Itu dibuktikan dengan data PDRB yang merupakan statistik pendapatan regional. Itu dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi hasil pembangunan sekaligus sebagai dasar perencanaan pembangunan ekonomi di suatu wilayah tertentu,” kata Irianto.
Atas pencapaian yang didukung data BPS itu, diterangkan bahwa pertumbuhan pendapatan masyarakat Kaltara kian membaik. Hal itu juga merupakan gambaran keberhasilan pelaksanaan rencana pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten dan kota di Kaltara.
“Itu artinya, tingginya angka PDRB per kapita dipengaruhi oleh transaksi, kegiatan perekonomian dan jumlah penduduk di wilayah tersebut. Untuk Kaltara sendiri, jumlah penduduknya masih sedikit namun dikaruniai sumber daya alam melimpah, dan ini terkelola dengan manfaat besar bagi perekonomian masyarakat juga pertumbuhan perekonomian Kaltara secara menyeluruh,” paparnya.
Pertumbuhan pendapatan masyarakat sekaligus sebagai bahan evaluasi dari hasil pembangunan ekonomi yang telah dilaksanakan oleh berbagai pihak. Baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun swasta, dimana pembangunan ekonomi merupakan serangkaian usaha dan kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
“Hal itu dilakukan dengan memperluas lapangan kerja, memeratakan distribusi pendapatan masyarakat, meningkatkan hubungan ekonomi regional melalui pergeseran kegiatan ekonomi dari sektor primer ke sektor sekunder dan tersier. Dengan demikian arah pembangunan ekonomi diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dengan tingkat pemerataan yang baik,” pungkas Irianto.
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di korankaltara.com hari Senin 8 Februari 2021 dengan judul Pembangunan dan Ekonomi Kaltara Disebut Membaik