“Alhamdulillah tidak ada penambahan kasus hari ini (kemarin) dan ada 15 pasien dinyatakan sembuh,” kata Aris dalam rilis kepada media kemarin
Tidak adanya penambahan kasus baru bukan berarti tidak ada penularan Covid-19, hanya saja swab spesimen yang dikirim sudah keluar hamper seluruhnya. “Masih ada tiga specimen yang belum keluar hasilnya,” ungkapnya.
Jumat (22/1/2021) hari ini Satgas akan kembali mengirimkan swab spesimen yang merupakan kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif termasuk, dengan suspek disertai gejala maupun tanpa gejala.
Selama pandemi Covid-19 masuk di Nunukan, sudah ada 10 orang dinyatakan meninggal dunia dengan status pasien Covid-19, kebanyakan pasien lanjut usia (lansia) yang meninggal. “Semua yang meninggal kami makamkan sesuai standar protokol Covid-19 di Pemakaman Terpadu Nunukan Selatan,” sebut Aris.
Secara akumulatif pasien yang masih menjalani perawatan mencapai 249 orang. Sebagian besar menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing dan hanya puluhan pasien yang menjalani isolasi di RSUD Nunukan.“Kalau untuk yang sembuh sudah mencapai 654 orang dari total pasien konfirmasi sebanyak 913 orang,” paparnya.
Pekan ketiga Januari 2021 merupakan kasus konfirmasi tertinggi dibanding bulan sebelumnya. Bahkan, saat ini sudah ada 455 kasus terkonfirmasi. Sedangkan di Desember, hanya 375 kasus.
“Untuk status Nunukan masih zona merah atau resiko tinggi. Sehingga penularan lokal di lingkungan masyarakat masih sangat memungkinkan,” sebut Aris. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di korankaltara.com hari Jumat 22 Januari 2021 dengan judul 15 Pasien Covid-19 di Nunukan Dinyatakan Sembuh