Menurut Faisal, realisasi investasi tahun ini memang masih dibayangi virus corona, namun secara teknis, Pemprov Kaltara sudah banyak melakukan persiapan di lapangan. Khususnya pada sejumlah proyek investasi skala besar. “Kalau lesunya, saya kira pasti ada. Tapi kami optimis saja karena sudah mempersiapkan segala sesuatunya,” kata Faisal Senin (4/1/2021) kemarin.
“PLTA tinggal menunggu penetapan dari BKPM untuk Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan atau IPPKH nya. Itu sudah ada di meja Kepala BKPM, tinggal ditandatangani,” imbuhnya.
Percepatan tahap pembangunan PLTA dinilai bisa menjadi pemicu masuknya investor lain yang akan menempati Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning. “PLTA masih yang diharapkan jadi pemicu. Disamping itu kami juga sudah mempersiapkan kawasan industri di Tanah Kuning Mangkupadi. Jadi antara energi dan kawasannya bisa mendukung,” papar Faisal.
“Semua itu sudah dipersiapkan selama tujuh tahun ini oleh Pemerintah provinsi Kaltara. Kita berharap hasilnya terlihat di tahun 2021,” sebutnya lagi.
Berbicara promosi investasi diakuinya masih sebatas dalam daerah. Ini masih berkaitan dengan pandemi yang berdampak pada pembatasan berbagai aktivitas. “Kami tetap melakukan promosi di even local, kalau di luar menunda dulu karena pandemi ini kan agak susah pergerakan kami,” ungkapnya.
Kendati demikian, pihaknya tetap bekerjasama dengan instansi di level pemerintah pusat. “Tapi kami tetap bekerjasama dengan BKPM dan kementerian serta lembaga terkait, termasuk dengan Kementerian Perindustrian. Kami yakinkan Kaltara siap,” tegas Faisal.
Mengenai potensi yang akan ditawarkan memang masih sebatas di area KIPI Tanah Kuning. Namun juga ada sektor perikanan yang memiliki potensi besar. Berikut juga dengan potensi spesifik di masing-masing kabupaten dan kota. “Kami akan tetap tawarkan kawasan industri kita. Termasuk juga potensi lain di kabupaten dan kota. Salah satunya di sektor perikanan,” jelasnya.
Diketahui, target realisasi investasi di Kaltara dari BKPM RI sebesar Rp8,86 triliun tahun ini. Hingga triwulan III 2020, realisasinya di angka Rp3,59 triliun.(*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di korankaltara.com hari Selasa 5 Desember 2020 dengan judul Target Turun, Optimis Investasi di Kaltara Membaik